Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2012/09/cara-membuat-tab-menu-horizontal.html#ixzz2MWWDfFLK
http://www.imankatolik.or.id/

Minggu, 06 April 2014

Ujian Praktik P.A.Katolik SD 2014



RAMBU-RAMBU PELAKSANAAN UJIAN PRAKTIK
SD KY
TAHUN PELAJARAN 2013/ 2014




BIDANG STUDI
PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK


PETUNJUK UMUM

1.   Ujian Praktik bidang studi Pendidikan Agama Katolik dilaksanakan sebelum Ujian Tertulis.

2.   Dalam pelaksanaannya, Ujian Praktik dilakukan oleh guru pengajar Bidang Studi Pendidikan Agama Katolik dan bila diperlukan dapat dibantu guru lain sehingga pelaksanaannya lancar.

3.   Waktu yang diperlukan untuk Ujian Praktik diserahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah/ guru yang bersangkutan (sesuai jadwal yang telah ditentukan).

4.   Materi yang diujikan sudah dirinci seperti terlihat pada bagian isi Rambu-Rambu Pelaksanaan Ujian Praktik 2013/ 2014 ini dan dapat dipilih sesuai dengan kondisi yang ada di masing-masing sekolah.
Untuk Tahun Pelajaran  2013/ 2014 Ujian Praktik Pendidikan Agama Katolik pada SD KY adalah Berdoa (Tema: Syukur dan Permohonan) dan Bernyanyi Lagu Rohani.

5.   Nilai praktik siswa dihitung dengan cara merata-ratakan nilai tiap komponen/ materi yang diujikan. Sedangkan Nilai Akhir untuk Bidang Studi Pendidikan Agama Katolik merupakan penggabungan antara nilai Ujian Tertulis dengan nilai Ujian Praktik. Secara rinci cara penilaian dapat dilihat pada pedoman penilaian.


 JADWAL PELAKSANAAN UJIAN PRAKTIK
PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK


 
A.    Ujian Praktik Bernyanyi Lagu Rohani
1.   Hari/ tanggal               : Selasa, 22 April 2014
2.   Tempat                        : Ruang Kelas VI
3.   Penguji                        :
4.   Sekolah                       : SDK KY
5.   Waktu                         : Diatur sebagai berikut:
a.    6A KY         : 06.30 – 08.00
b.   6B KY         : 08.00 – 09.30
c.    6C KY         : 09.30 – 11.00
d.   6D KY         : 12.30 – 14.00

B.     Ujian Praktik Berdoa
1.   Hari/ tanggal               : Selasa, 22 April 2014
2.   Tempat                        : Ruang Kelas VI D KY
3.   Penguji                        :
4.   Sekolah                       : SDK KY
5.   Waktu                         : Diatur sebagai berikut:
a.    6B KY         : 06.30 – 08.00
b.   6A KY         : 08.00 – 09.30
c.    6D KY         : 09.30 – 11.00
d.   6C KY         : 12.30 – 14.00

 

PENJABARAN UJIAN PRAKTIK BIDANG STUDI
PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK
Selasa, 22 April 2014



A.    Materi
Materi Ujian Praktik terdapat dua bagian yaitu Berdoa dan Bernyanyi Lagu Rohani. Bagian pertama dalam Ujian Praktik ini adalah Berdoa, dalam hal ini peserta Ujian Praktik berdoa secara lisan/ spontan yang telah ditentukan Tema Doanya oleh guru bidang studi Pendidikan Agama Katolik yaitu tema Syukur dan permohonan. Pada bagian kedua dalam Ujian Praktik ini adalah Bernyanyi Lagu Rohani. Setiap peserta telah memilih lagu yang akan dinyanyikan dan diperkenankan bagi peserta yang mau menggunakan alat musik sebagai iringan.
Berdoa dan Bernyanyi Lagu Rohani merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam proses iman Kristiani dan praxis hidup menggereja. Dalam istilah lain dikenal dengan “mendaraskan” (biasanya berkaitan dengan Mazmur/ pujian). Tujuan akhir dari penyelenggaraan Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Dasar Katolik di sekolah diantaranya adalah agar para siswa semakin mendalami dan menghayati imannya; salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan berdoa dan membaca Kitab Suci dengan benar serta indikasi suksesnya pelaksanaan Ujian Pratik ini adalah para siswa semakin rajin berdoa dan semakin mahir mengungkapkan diri di hadapan Tuhan melalui doa-doa pribadi serta memahami unsur-unsur pujian, syukur dan permohonan dalam setiap lagu rohani yang beredar di masyarakat Gereja maupun umumnya, baik itu lagu yang bersifat komersial maupun lagu yang dikhususkan untuk kalangan sendiri.

B.     Penilaian
1.      Bernyanyi lagu rohani
Penilaian dilakukan secara berkelompok dan setiap kelas telah ditentukan masing-masing kelompoknya. Masing-masing kelompok beranggotakan 4 sampai 5 orang.
a.    Aspek penilaian meliputi:
 Kekompakan kelompok     
 Kreativitas                         
 Penghayatan lagu              
 Ketepatan nada                  


b.   Penjabaran aspek penilaian dalam Bernyanyi Lagu Rohani:
  Kekompakan kelompok   : Kekompakan yang dimaksud dalam kelompok disini adalah setiap kelompok peserta Ujian Praktik Bernyanyi Lagu Rohani menampilkan kebersamaan dan kerjasama dimulai dari persiapan pemilihan lagu hingga pelaksanaan pada tanggal 22 April 2014. Salah satu esensi dari kekompakan ialah tidak ada muncul permasalah berkaitan dengan beda pendapat atau kesalah-pahaman yang mengakibatkan kelompok tidak solid. Sebagai ukuran untuk poin nilai kekompakan dapat dilihat pada rentang penilaian di bawah ini.
Rentang penilaian
Sangat kompak                   : nilai 5
Kompak                              : nilai 4
Cukup kompak                   : nilai 3
Kurang kompak                  : nilai 2
Sangat kurang kompak       : nilai 1
ü Kreativitas: penilaian kreativitas peserta Ujian Praktik Bernyanyi Lagu Rohani dapat dilihat pada penampilan tiap kelompok. Penampilan dapat dinyatakan sebagai penampilan yang kreatif apabila mampu menggubah lagu semenarik mungkin baik itu dari segi nada atau aransemen. Selain itu penampilan kreatif juga dapat dilihat apabila peserta Ujian Praktik berani tampil beda, baik itu dengan alat musik pengiring maupun bernyanyi dengan pembagian suara (sopran, alto, tenor dan bass). Untuk mengukur sejauh mana kreativitas kelompok dapat berjalan, di bawah ini terdapat rentang penilaiannya:
Sangat kreatif                     : nilai 5
Kreatif                                : nilai 4
Cukup kreatif                     : nilai 3
Kurang kreatif                    : nilai 2
Sangat kurang kreatif         : nilai 1
  Penghayatan lagu: menghayati lagu artinya merasakan isi dari lagu tersebut dengan melibatkan hati sehingga tercipta pengalaman tersendiri dari lagu tersebut. Untuk menghayati sebuah lagu setiap peserta Ujian Praktik minimal menguasai teknik vokal, artikulasi dan intonasi sehingga dengan mudah menemukan “spirit” dalam lagu yang dinyanyikan. Lebih dalam lagi, salah satu bagian penghayatan lagu ialah setiap peserta dapat menemukan makna yang terkandung dalam isi lagu tersebut. Rentang penilaian yang dilakukan untuk mengukur penghayatan dalam bernyanyi ialah:
Sangat menghayati             : nilai 5
Menghayati                         : nilai 4
Cukup menghayati             : nilai 3
Kurang menghayati            : nilai 2
Sangat kurang menghayati : nilai 1
  Ketepatan nada: aspek yang nampak dalam ketepatan nada adalah peserta tidak keliru dalam mengucapkan setiap syair dan nada yang dilagukan. Setiap peserta tidak ragu-ragu atau grogi untuk menyanyikan lagu yang telah dipilih dan ditentukan oleh kelompok sendiri. Rentang penilaian untuk poin penguasaan lagu ialah:
Sangat menguasai lagu       : nilai 5
Menguasai lagu                   : nilai 4
Cukup menguasai lagu       : nilai 3
Kurang menguasai lagu      : nilai 2
Sangat kurang menguasai   : nilai 1

2.      Berdoa
Pada dasarnya Tuhan telah menyelami setiap hati manusia. Saat berdoa pun, Tuhan sudah mengetahui apa yang hendak disampaikan. Tuhan tidak menuntut apa-apa dalam doa selain kejujuran dan ketulusan hati. Doa yang dinilai (contohnya dalam Ujian Praktik ini) bukan menilai sejauh mana doa itu bagus atau tidaknya atau sejauh mana Tuhan akan menjawab doa, tetapi aspek-aspek manusiawi yang menyertai kita untuk menghadap Tuhan dalam berdoa; salah satunya adalah sikap/ penampilan. Berikut ini dijabarkan aspek penilaian dalam berdoa.
a.    Penjabaran aspek penilaian dalam berdoa:
 Penampilan           : Peserta Ujian Praktik berpenampilan selayaknya orang yang akan berdoa/ bertemu dan berbicara dengan Tuhan. Penampilan (sikap) yang dimaksud meliputi                       :
o  Sikap tubuh ketika berdiri/ berlutut; tegak, kepala ditundukan dan tangan mengatup di dada (sikap berdoa yang layak).
 Penghayatan         : Peserta Ujian Praktik dalam berdoa benar-benar penuh pengharapan dan penyerahan diri atas kasih dan rencana Tuhan dalam hidupnya. Hal ini dapat dilihat dalam isi doa yang diungkapkan.
Kesesuaian Tema  : Kesesuaian Tema disini maksudnya adalah ketepatan dalam pengungkapan isi doa. Peserta Ujian Praktik berdoa hendaknya sesuai dengan format doa yang telah diajarkan oleh Guru Bidang Studi Pendidikan Agama Katolik yaitu:
o  Awal doa- hendaknya menyapa Allah Bapa/ Yesus/ Roh Kudus (Tri Tunggal Maha Kudus) dan mengucap syukur padaNya.
Misalnya: Tuhan Yesus yang Mahabaik, syukur dan terima kasih atas penyertaanMu hingga saat ini.
o  Isi doa- mengungkapkan isi doa yang telah ditentukan sebelumnya yaitu mendoakan orang sakit.
Misalnya: …sudilah Engkau menjamah orang-orang yang hingga saat ini sedang menderita sakit agar mereka juga dapat merasakan kasih dan suka citaMu pada setiap manusia, seperti kami di sini...
o  Penutup doa- ketika isi doa telah selesai disampaikan, hendaknya doa ditutup dengan:
Misalnya: …Demi Kristus Sang Guru Sejati kami yang baik. Amin. Atau …sebab Engkaulah Allah yang bertahta dalam Kerajaan Surga kini dan selamanya. Amin.
Vokal         : Peserta Ujian Praktik dalam  mengungkapkan doanya tidak dituntut untuk berteriak agar suara terdengar. Namun dalam hal ini, yang dimaksud dengan penilaian volume (suara) adalah kejelasan dalam pengucapan doa.

b.   Rentang penilaian
Penilaian berdasarkan rentang berikut:
ü Sangat baik             : nilai 5
ü Baik                        : nilai 4
ü Cukup                     : nilai 3
ü Kurang                    : nilai 2
ü Sangat kurang         : nilai 1

3.      Perumusan nilai akhir Ujian Praktik
Penentuan nilai akhir (NA) menggunakan rumus:

         Skor Bernyanyi Lagu Rohani + Skor Berdoa
NA =
                                        4
Contoh:
Siswa A mendapat total nilai 15 dalam Bernyanyi Lagu Rohani dan total nilai 18 dalam Berdoa.
Penyelesaian:
Skor Praktik Bernyanyi Lagu Rohani           : 15
Skor Praktik Berdoa                                      : 18
Skor total                                                       : 33
                33
NA A =         x 100
                 4
           =  8.25
Jadi, Nilai Akhir siswa A dalam Ujian Praktik adalah 8.25.
 
C.     Sarana
1.   Tape recorder/ komputer
2.   Speaker aktif
3.   Roll kabel/ terminal
4.   Lilin



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa usulanmu?