Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2012/09/cara-membuat-tab-menu-horizontal.html#ixzz2MWWDfFLK
http://www.imankatolik.or.id/

Rabu, 27 Februari 2013

UJIAN PRAKTIK P.A.Katolik SD 2013


Materi
Materi Ujian Praktik terdapat dua bagian yaitu Membaca Kitab Suci (Mat 27:27-30, Mrk 15:33-39, Luk 9:57-62 akan diundi) dan Berdoa, dalam hal ini peserta Ujian Praktik berdoa secara lisan/ spontan yang telah ditentukan Tema Doanya yaitu Tema Syukur dan Permohonan.

Membaca Kitab Suci dan Berdoa merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam proses iman Kristiani dan praxis hidup menggereja. Tujuan akhir dari penyelenggaraan Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Dasar Katolik diantaranya adalah agar para siswa semakin mendalami dan menghayati imannya; salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan berdoa dan membaca Kitab Suci dengan benar serta indikasi suksesnya pelaksanaan Ujian Pratik ini adalah para siswa semakin lancar membaca Kitab Suci termasuk sikap ketika membaca Kitab Suci dan semakin mahir mengungkapkan diri di hadapan Tuhan melalui doa-doa pribadi.

Untuk dipelajari aja ya....

Penjabaran aspek penilaian dalam membaca Kitab Suci:
*Ketepatan baca : Peserta Ujian Praktik membaca Kitab Suci sesuai ketentuan yang telah diberikan oleh Guru Bidang Studi Pendidikan Agama Katolik. Urutan dalam membaca Kitab Suci yang benar adalah:
Membaca Judul bacaan.
Misalnya: “Yesus Disalibkan”.
Membaca bagian/ perikop Kitab Suci yang harus dibaca.
Misalnya: “Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Markus, bab 15 ayat 17 sampai 20b.
Membaca isi bacaan.
Setelah isi bacaan selesai dibacakan, peserta Ujian Praktik menutupnya dengan kalimat: “Demikianlah Injil Tuhan”.
*Intonasi : Peserta Ujian Praktik dalam hal ini membacakan kalimat-kalimat bacaan Kitab Suci sesuai dengan tinggi rendahnya lagu kata demi kata dalam kalimat.
*Artikulasi : Peserta Ujian Praktik dalam hal ini membacakan kalimat demi kalimat sesuai dengan pengucapan dalam kata maupun kalimatnya sendiri agar emosi dalam isi bacaan tersebut dirasakan oleh indera pendengaran dengan baik.
*Penampilan (sikap) : Sikap yang ditunjukan oleh peserta Ujian Praktik seharusnya sikap yang selayaknya orang yang akan membacakan Kitab Suci di dalam gereja. Sikap/ penampilan dapat langsung terlihat ketika peserta membacakan Kitab Suci; dimulai dari posisi berdiri hingga cara memegang bacaan dan termasuk didalamnya keseriusan dalam menjalani ujian praktik.


Penjabaran aspek penilaian dalam Berdoa:
*Penampilan : Peserta Ujian Praktik berpenampilan selayaknya orang yang akan berdoa/ bertemu dan berbicara dengan Tuhan. Penampilan (sikap) yang dimaksud meliputi:
Sikap tubuh berdiri/ berlutut; tegak, kepala ditundukan dan tangan mengatup di dada.
*Penghayatan        : Peserta Ujian Praktik dalam berdoa benar-benar penuh pengharapan dan penyerahan diri atas kasih dan rencana Tuhan dalam hidupnya. Hal ini dapat dilihat dalam isi doa yang diungkapkan.
*Kesesuaian Tema : Kesesuaian Tema disini maksudnya adalah ketepatan dalam pengungkapan isi doa  pada tema yang telah ditentukan.
Peserta Ujian Praktik berdoa hendaknya sesuai dengan format doa yaitu:
Awal doa- hendaknya menyapa Allah Bapa/ Yesus/ Roh Kudus (Tri Tunggal Maha Kudus) dan mengucap syukur padaNya.
Misalnya: Tuhan Yesus yang Mahabaik, syukur dan terima kasih atas penyertaanMu hingga saat ini.
Isi doa- mengungkapkan isi doa yang telah ditentukan sebelumnya yaitu mendoakan orang sakit.
Misalnya: …sudilah Engkau menjamah orang-orang yang hingga saat ini sedang menderita sakit agar mereka juga dapat merasakan kasih dan suka citaMu pada setiap manusia, seperti kami di sini...
Penutup doa- ketika isi doa telah selesai disampaikan, hendaknya doa ditutup dengan:
Misalnya: …Demi Kristus Sang Guru Sejati kami yang baik. Amin. Atau …sebab Engkaulah Allah yang bertahta dalam Kerajaan Surga kini dan selamanya. Amin.
*Vokal              : Peserta Ujian Praktik dalam  mengungkapkan doanya tidak dituntut untuk berteriak agar suara terdengar. Namun dalam hal ini, yang dimaksud dengan penilaian vokal adalah kejelasan dalam pengucapan doa.


Nih bacaannya....

Yesus Diolok-olokan
Mat 27:27-30
27 Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus.
28 Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya.
29 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: "Salam, hai raja orang Yahudi!"
30 Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya.

Yesus Mati
Mrk 15:33-39
33 Pada jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga.
34 Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
35 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Lihat, Ia memanggil Elia."
36 Maka datanglah seorang dengan bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum serta berkata: "Baiklah kita tunggu dan melihat apakah Elia datang untuk menurunkan Dia."
37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya.
38 Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah.
39 Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan dengan Dia melihat mati-Nya demikian, berkatalah ia: "Sungguh, orang ini adalah Anak Allah!"

Hal Mengikut Yesus
Luk 9:57-62
57 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: "Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
58 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."
59 Lalu Ia berkata kepada seorang lain: "Ikutlah Aku!" Tetapi orang itu berkata: "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku."
60 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana."
61 Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku."
62 Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."

Perhatian: 
  • Teks Kitab Suci disediakan oleh Guru Penguji dan silahkan membuat doa sendiri di rumah sesuai dengan tema yang diberikan.
  • Harap memperhatikan tempat dan jadwal pelaksanaan Ujian Praktik dengan teliti.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Apa usulanmu?